Setelah hari yang penuh aktivitas, banyak orang merindukan suasana malam yang lebih lambat. Mematikan notifikasi dan memberi ruang bagi diri sendiri untuk benar-benar hadir adalah awal yang sederhana namun bermakna.
Menata meja atau sudut ruangan sebelum malam tiba bisa menjadi transisi halus dari dunia luar ke dunia pribadi. Gerakan kecil ini membantu pikiran merasa lebih rapi.
Waktu sore juga cocok untuk aktivitas ringan yang tidak menuntut, seperti merapikan barang-barang atau menyiapkan suasana hangat dengan cahaya lembut.
Ketika malam diisi dengan perhatian pada detail kecil, suasana rumah terasa lebih bersahabat dan tidak sekadar menjadi tempat singgah.
Lambat laun, kebiasaan ini membuat malam menjadi momen yang dinanti, bukan hanya akhir dari hari.
